Cara Kerja Seal/ Tutup Tupperware

CARA KERJA SEAL/TUTUP PRODUK TUPPERWARE

Produk-produk Tupperware memiliki seal/tutup yang beraneka macam dan unik satu sama lain. Hal ini merupakan salah satu keunggulan dari inovasi yang dilakukan pada produk Tupperware. Agar produk Tupperware anda dapat bekerja maksimal maka sangat penting untuk mengetahui fungsi dari masing-masing seal/tutup produk Tupperware tersebut.

1. WATER TIGHT SEAL

Kondisi;
Produk diisi air hingga 2/3 dari kapasitas produknya dan tutup dengan sempurna. Kemudian produk dibalik / diputar ke bawah hingga sudut kemiringan sekitar 45 °. Hasilnya setelah 24 jam tidak ada rembesan air keluar melalui sealnya.Seal jenis ini  terdapat pada classic round seal, deluxe canister seal, dan drinking flask seal. Di luar jenis seal ini jika diperlakukan dengan kondisi seperti di atas maka air akan keluar.

 

2. SPILL PROOF SEAL FOR LIQUIDS

Kondisi;
Produk diisi cairan hingga 2/3 dari kapasitas produknya dan tutup dengan sempurna. Kemudian produk dibalik setelah 10 detik baru akan keluar rembesan cairan.
Seal jenis ini walau dapat menahan cairan dalam batas waktu yang singkat tetapi tidak dapat menahan cairan sebaik water tight seal, kemudian cairan akan merembes dan menetes sedikit demi sedikit. Karena itu produk dengan jenis seal ini dianjurkan selalu diposisikan tegak bukan miring saat diisi cairan. Contohnya instant seal, one touch seal, push button seal, pour all seal.

 

3. VIRTUALLY AIR TIGHT SEAL

Jenis seal ini mampu menahan udara keluar dan menahan udara masuk ke dalam wadah. Sehingga makanan yang tersimpan di dalamnya menjadi lebih tahan lama rasa, kerenyahan dan kesegarannya . Aroma dari isi makanan yang ada di dalam wadahnya tidak tercium keluar dan tidak berbaur dengan aroma lainnya dari luar wadah. Hal ini sangat terasa saat menyimpan makanan di lemari dapur atau di kulkas. Sehingga dengan kondisi seperti ini dapat memberikan keuntungan lainnya misalkan:

  • Mencegah oksidasi. Contoh oksidasi terjadi saat :

peralatan make up atau lensa kamera terkena jamur akibat kelembaban tinggi, perhiasan yang karatan, air jeruk yang menjadi amis meskipun di dalam kulkas.

  • Mencegah dehidrasi. Contoh dehidrasi terjadi saat :

daging yang kehilangan rasa karena terlalu lama dalam kotak pembeku. Ini terjadi karena rusaknya sel-sel daging hingga air dalam sel keluar dan nampak air merah yang bercampur darah meleleh dalam lemari es. Contoh lain yaitu pepaya yang mengering di dalam lemari es.

Jenis ini terdapat pada instant seal, one touch seal, oval seal, rectangular & square seal, push button seal, dan window canister seal.

4. COVER

Cover hanya berfungsi sebagai penutup yang tidak rapat menutup wadah. Contohnya cover expression cheese & butter server, expression condiment, expression bread server, table collection,  tiwi baby box, tiwi lunch box, serving dish, saucy dish, soup server, rice server, serving platter, dll.

 

 

 

 

 

Incoming search terms:

Tupperware Indonesia

Penggunaan tutup/seal produk Tupperware

Rashla Tupperware

Katalog Tupperware

Tupperware Promo

Keunggulan Tupperware

Menggunakan tutup Tupperware

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Katalog Tupperware, Tupperware Promo, Tupperware Online, Tupperware Indonesia, tupperware, tuperware, tupperwere, www.tupperware.com, tupperwear, tupperware.com, tupper ware, tuppeware catalog tupperware, logo tupperware, www.tupperware, tupperware set, tupperware kids, tupperware bowl, model tupperware, tupperware canister, website tupperware, tupperware bottle, tuperwear, taperwear, tupperware logo, tuper ware, tupeware, tupperwar, www.tupperware.com indonesia, tupperware semarang, tupperware murah, tupperware diskon